Rabu, 09 Oktober 2013

DELIVERING LEARNING on the Net Chapter 6


                                                 BAB 6
KOMUNIKASI

Dalam bab ini kita akan melihat beberapa masalah dan beberapa penggunaan medium efektif dalam suatu komunikasi. Jika salah satu pandangan bahwa jaringan sebagai media dua arah, maka Computer Mediated Comunication (CMC) menjadi sangat penting dalam setiap kurusus on-line.
Perbedaan CMC dengan komunikasi tatap muka :
  • Tidak memiliki isyarat komunikasi yang hadir dalam situasi tatap muka, seperti ekspresi wajah, nada suara dan bahasa tubuh.
  • Bersifat tidak sinkron.
Sifat tidak sinkron dari CMC berperan penting dalam pendidikan karena membantu perkembangan pendekatan pembelajaran yang fleksibel, tidak terikat pada aturan waktu pelaksanaan pembelajaran yang biasa diterapkan pada kampus tradisional.
  • Relative anonymity. Identitas pengguna yang tidak jelas. Ini menguntungkan bagi beberapa orang yang mengalami kesulitan dalam situasi tatap muka.
  • Jangkauannya luas.


Komunikasi sinkron
CMC sinkron mungkin menggabungkan beberapa hal berikut :
  • Obrolan teks di waktu nyata, baik antar individu maupun di “ruang obrolan”
  • Pertemuan audio, diantara 2 atau lebih individu.
  • Pertemuan video, diantara 2 atau lebih individu.
  • Ruang kerja bersama seperti papan tulis.

Komunikasi sinkron juga mempunyai beberapa keuntungan :
  • Hemat waktu. Penggunaan komunikasi sinkron sebagian untuk tugas-tugas yang memerlukan negosiasi, seperti memutuskan peran kelompok, dapat mengurangi waktu dalam penyelesaian tugas.
  • Identitas social.
  • Keserasian untuk beberapa daerah subyek. Contoh; pembelajaran bahasa asing, disini pertemuan audio atau video secara sinkron sangat bermanfaat dalam pengembangan kemampuan berbicara dan mendengarkan.
  • Menciptakan satu peristiwa. Untuk menciptakan satu peristiwa dibutuhkan perasaan dimana para siswa ikut serta dalam sesuatu yang sedang terjadi saat itu, dan tidak dengan mudah mengunjungi kembali kejadian masa itu. Contohnya presentasi dari pembicara tamu dapat di ikuti dengan sesi Tanya jawab.

Pengajaran via CMC

Pembelajaran via CMC diharapkan lebih fasilitatif dibanding pengajaran face to face. Namun ada beberapa kesulitan dalam penerapannya :
  • Non contributors. Ada beberapa siswa yang tidak memberikan kontribusi pada tugas kelompok dengan alas an tertentu.
  • Dominasi salah satu anggota. Anggota yang pandai cenderung lebih aktif mengirim pesan dibanding  anggota lain dalam kelompok tersebut sehingga memberikan dampak yang tidak baik.
  • Menjaga kelompok pada target agar kelompok tersebut tidak bubar.
  • Pemeliharaan pertemanan.
  • Membuat tugas yang mempekerjakan siswa.

Pelajaran untuk implementasi
Implementasi dan pengantaran lingkungan CMC yang sukses adalah aspek kunci dalam banyak kursus on-line.
1
Merencanakan struktur yang berbasis kebutuhan kursus dan siswa
Struktur CMC yang anda rencanakan akan mempunyai pengaruh yang penting pada bagaimana siswa menggunakannya. Sebelum kursus dimulai perlu merencanakan struktur sehingga pertemuan bisa digunakan untuk siswa secara efektif, dan penggunaan yang berhubungan dengan odjek pendidikan dari kursus.

2
Mengambil keuntungan dari penawaran komunikasi tidak sinkron
Komunikasi tidak sinkron menawarkan siswa tingkat fleksibilitas melebihi kursus yang disampaikan secara face to face. Keleluasaan waktu dan jarak tempuh menjadi pertimbangan bagi siswa.

3
Memahami sifat dinamis kursus dengan CMC
Kelompok siswa mempunyai pengaruh kuat dalam pembentukan lingkungan kursus melalui CMC. Agak mencemaskan untuk pendidik, kursus ini tidak pernah stabil. Struktur pertemuan yang cocok untuk satu kelompok siswa mungkin tidak berjalan untuk kelompok lain.
4
Mengembangkan gaya dan pedoman moderating
Banyak norma tingkah laku yang ditetapkan dengan mudah dalam situasi face to face di pandang siswa on-line sebagai pembatasan kebebasan. Siswa perlu sadar perlu mempertahankan lingkungan pendidikan yang cocok. Hal ini dapat dilakukan melalui seperangkat aturan tetapi juga melibatkan siswa dan membiarkan mereka menentukan seperangkat prinsip untuk pertemuan kelompok mereka. Hal ini menyediakan mereka dengan rasa kepemilikan sepanjang ruang on-line.

Kesimpulan
Pada bab ini, kita telah melihat kunci keistimewaan dari komunikasi on-line. Salah satu yang penting adalah sifat tidak sinkron. Komunikasi sinkron mempunyai penggunaannya sendiri dan bahkan bias digunakan dalam hubungan tidak sinkron.
Lingkungan on-line akan menetapkan jenis pertemuan yang sesuai dengan kelompok siswa yang menggunakannya.
Mengajar via CMC memerlukan pengembangan kemampuan menghubungkan yang berbeda dari pendidikan face to face. Sifat social dan dinamis CMC mengantar hasil kursus dalam tanggung jawab yang lebih luas untuk pendidikan.